Tampilkan postingan dengan label masuk media online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masuk media online. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2015

Bisnis Indonesia, Minggu 7 Desember 2014

Menggapai Kenyamanan Di The Roemah 7a

by: Agnes Savithri

http://properti.bisnis.com/read/20141206/48/380175/menggapai-kenyamanan-di-the-roemah-7a

Bisnis.com, JAKARTA--Dari kejauhan rumah yang terletak di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini nampak asri dan terkesan klasik. Sebuah joglo besar menjadi bagian depan rumah ini. Tidak ketinggalan, mobil tua berwarna putih parkir di depannya. Di sebelah kanan dari bangunan utama, terdapat dua joglo kecil yang berisi kursi dan meja kayu yang tidak beraturan.
 
Rumah tersebut adalah The Roemah 7a yang dimiliki oleh pasangan Anthon Novianto dan Dewi Syarah. Bangunan seluas 3.000m2 ini sudah berdiri sejak  1978."Dahulu sebelum dibangun rumah, tanah ini merupakan kebun rambutan," tutur Anthon.
 
Almarhum ayah Anthon lah yang kemudian membeli rumah ini dan membangunnya menjadi rumah dengan model  70-an pada masa itu. Namun, rumah tersebut tidak pernah ditinggali oleh keluarga Anthon. Rumah ini pada awalnya dibangun untuk disewakan kepada ekspatriat yang bertugas di Indonesia pada masa itu.
 
Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan properti di Indonesia. Rumah ini mulai kalah dengan apartemen dan cluster-cluster yang baru dibangun. Akhirnya pada tahun 2006, Anthon memutuskan untuk mengubah rumah ini menjadi sebuah fungtion house.
 
Anthon yang sejak muda memang menyukai barang-barang vintage mendekorasi rumah ini menjadi rumah tradisional unik yang tentunya ada sentuhan modern. Di bagian depan rumah, Anton meletakkan sebuah rumah joglo besar yang dia beli di Jakarta. Namun, gebyok tersebut berasal dari Kudus. Dia mendapatkan rumah joglo tersebut secara kebetulan karena orang yang memesan rumah joglo tersebut mendadak membatalkan pesanannya.
 
Di samping rumah joglo bagian depan, terdapat dua joglo kecil yang Anthon pergunakan sebagai tempat meletakan mebel vintage yang hendak dia jual. Mobil-mobil tua yang menghiasa halaman depan rumahnya pun merupakan hasilnya berburu mobil bekas di kampakan mobil di Jakarta dan sekitar Jawa.
 
Memasuki rumah ini, terlihat banyak pajangan barang vintage. Anthon menyebutnya barang vintage bukan antik karena menurutnya kedua barang tersebut memiliki makna yang lain.
 
"Barang antik itu seperti tempat tidur raja yang bisa dilihat di museum, sedangkan barang vintage itu barang yang memiliki nilai nostalgia dan kisah menarik untuk diceritakan karena pernah mengalami menggunakan barang itu," cerita Anthon.
 
Banyak koleksi Anthon yang dipajang dalam rumah ini. Di bagian depan, bisa dilihat sederet televisi zaman dahulu yang masih berbentuk tabung menyerupai helm dengan berbagai warna. Disampingnya bisa dilihat lemari yang berisi komik-komik jaman dahulu yang dilihat dari warnanya sudah berumur lebih dari 10 tahun.
 
Memasuki bagian dalam rumah, nuansa kental dari tradisional Jawa yang dipadukan dengan nuansa modern semakin terasa. Di beberapa sudut rumah terlihat gebyok-gebyok yang Anthon dapatkan dari sekitar Jakarta dan Jawa. Hampir semua gebyok ini terbuat dari kayu jati. Hanya ada satu gebyok yang Anthon dapatkan dari rumah betawi. Dan gebyok tersebut terbuat dari kayu nangka karena rata-rata gebyok betawi jaman dahulu terbuat dari kayu nangka.
 
Di salah satu pojok rumah pun terlihat display yang sangat menarik. Anthon memajang koleksi boneka Jepang milikinya. Boneka ini tertata rapi dalam kotak-kotak kaca yang memang langsung dibeli dari Jepang ketika Anthon sekolah disana. Di sisi lain rumah, terdapat pajangan vespa-vespa mini yang digantung di dinding.
 
Vespa ini sudah berumur puluhan tahun, tak sengaja Anthon dapatkan dan dia cat ulang. Selain itu diseluruh penjuru ruangan dapat ditemukan semua koleksi barang vintage Anthon dari mulai kaset, proyektor, kaset, view master, pemutar piringan hitam dan barang vintage lainnya. Untuk hiasan dinding pun, terlihat beberapa relief yang menggantung di dinding. Selain itu tidak sedikit pula poster dan iklan film tahun 60an-70an yang dibingkai rapi. Semua koleksi ini merupakan milik Anthon yang dia dapatkan dari Jakarta dari sekitar Jawa seperti Semarang, Solo dan Malang.
 
Memasuki halaman dalam rumah ini, akan langsung terlihat pemandangan kolam renang yang dikelilingin rumput hijau dan pepohonan. Di belakangnya terlihat sebuah rumah joglo yang besar. Di depannya terdapat sepasang patung Gupala yang mengapit di kanan dan kiri pintu. Anthon menjelaskan Gupala ini merupakan patung penjaga yang memang sepaket dari rumah joglo. Joglo bagian dalam ini menurut Dewi sering digunakan sebagai pelaminan ketika ada acara pernikahan. Saat ini, The Roemah 7a ini memang digunakan sebagai rumah serbaguna dari mulai pemotretan, gathering hingga pernikahan.

Jumat, 14 November 2014

The Roemah 7A, Pilihan Lokasi Pernikahan Unik di Jakarta Nuansa Tempo Dulu (wolipop.detik.com)

The Roemah 7A, Pilihan Lokasi Pernikahan Unik di Jakarta Nuansa Tempo Dulu

Eny Kartikawati - wolipop

Jumat, 14/11/2014 14:22 WIB
http://wolipop.detik.com/read/2014/11/14/142241/2748520/854/the-roemah-7a-pilihan-lokasi-pernikahan-unik-di-jakarta-nuansa-tempo-dulu

Jakarta - Sedang mencari lokasi pernikahan yang tidak biasa? Jika memang Anda ingin menggelar pernikahan dengan jumlah tamu yang tidak terlalu banyak, The Roemah 7A bisa menjadi pilihan. Rumah dengan arsitektur Jawa itu menyajikan nuansa tempo dulu dalam desainnya.

The Roemah 7A terletak di Jl. Lebak Bulus I no. 7A, Jakarta Selatan. Memasuki teras rumah, nuansa Jawa dan tempo dulu sudah terasa. Tiang-tiang kayu dengan ukiran dan sebuah mobil retro terparkir di sana.

Memasuki ruangan pertama di rumah tersebut, kesan retro semakin terlihat. Perlengkapan elektronik yang ada di tahun 50-an hingga 80-an dipajang di ruangan ini. Ada juga sofa dan lemari berisi ratusan kaset yang sudah tidak pernah diproduksi lagi. Berada di ruangan ini Anda seperti di bawa kembali ke zaman lampau.

Nuansa Jawa kental terasa di area ruang makan. Ruangan ini dihiasi gebyok dan meja makan kayu dengan ukiran seperti di keraton-keraton Jawa. Menurut pemilik dan pengelola rumah ini, Dewi, meja makan bisa dipindahkan jika memang ruangan ingin digunakan untuk lokasi akad nikah dan diganti dengan dekorasi lainnya.

Dewi mengatakan area yang paling sering digunakan untuk lokasi pernikahan adalah taman belakang dan pendopo. Taman yang dihiasi kolam renang di The Roemah 7A ini biasanya menjadi area resepsi atau pesta pernikahan. Sedangkan bagian pendopo yang juga bagian dari taman tersebut menjadi lokasi akad nikah. Untuk pendopo, ruangan tersebut didesain dengan nuansa Jawa yang kental. Gebyok panjang yang ada di pendopo ini biasanya menjadi hiasan untuk pelaminan. 

Selain menjadi lokasi pernikahan, The Roemah 7A juga bisa menjadi pilihan untuk foto pre wedding. Ada banyak ruangan bernuansa vintage di rumah ini. Seperti misalnya ruangan yang berada di bagian samping rumah. Ruangan tersebut dihiasi berbagai macam benda tempo dulu, mulai dari sofa bernuansa retro, alat pemutar film, hingga aneka warna vespa mini.

Ruangan tengah dari rumah ini juga menarik dijadikan lokasi foto pre wedding. Ruangan ini memiliki dua tema yaitu Jawa dan Vintage. Nuansa vintage terasa dengan hadirnya sofa dan aneka furniture lainnya yang seperti datang dari tahun 70-an. Sedangkan kesan Jawa terlihat dari pajangan keris dan kursi-kursi kayu.

Tertarik menggelar pernikahan di The Roemah 7A? Biaya sewa untuk menggelar acara di rumah ini, jika hanya ingin memakai area indoor atau dalam ruangannya saja biayanya Rp 20 juta untuk pemakaian empat jam dan maksimal tamu 200 orang. Sedangkan untuk penggunaan seluruh area rumah, dengan pemakaian empat jam dan maksimal tamu 600 orang, biayanya Rp 25 juta. Untuk keterangan lebih lanjut Anda bisa menghubungi The Roemah 7A di (021) 7512332 atau 7699332.

Sabtu, 26 Februari 2011

Jawa Modern di Jakarta (DuniaWedding.com)

Jawa Modern di Jakarta (DuniaWedding.com)
Author: Dian Pujiyanti
http://www.duniawedding.com/venue/function-house/1847-jawa-modern-di-jakarta

Bangunan berdiri diatas tanah seluas 3000m2 dan mengusung interior nuansa Jawa kuno ini memiliki keindahan tersendiri. Simaklah bagaimana DuniaWedding mendeskripsikan setiap ruangan Roemah 7A yang biasa digunakan sebagai wedding venue kepada Anda, pembaca setia DuniaWedding.com.

Roemah7A mengusung sejumlah keunikan yang tak mudah ditemukan di tempat lain. Anda termasuk saya pun mungkin akan berdecak kagum dan mengucap betapa kuatnya sentuhan Jawa di rumah yang berlokasi di Jl. Lebak Bulus I No. 7A, Jakarta Selatan ini.

Terdiri dari beberapa ruang meliputi Loby Depan, Gallery Room, Dining Room, Ceremonial Room, Outdoor Garden serta Pendopo. Dari Loby utama lah Anda bakal mengawali petualangan nuasa berbau Jawa kuno. Terwakilkan melalui perabotan seperti meja-kursi, lampu gantung bergaya ukiran serta pilar-pilar sebagai penyangga atap rumah yang biasa digunakan pada teras-teras rumah Jawa atau keraton. Ada juga delman-delmanan sebagai pemanis interior ruangan.

Memasuki lebih dalam terdapat Gallery Room dengan koleksi komik jaman dulu si empunya rumah. Dining Room, lega dan luas dengan pernak-pernik jadul seperti lampu meja dari setrika, Ceremonial Room sampai Outdoor Garde dilengkapi kolam renang. Secara keseluruhan hampir semua sudut Roemah 7A ditempatkan gebyok dari kayu berukir yang memuat sentuhan Jawa.

Roemah 7A dibagun tahun 80-an. Pemiliknya adalah Anton Novianto seorang pecinta kolektor barang antik.

Dilihat dari lokasi yang 60 persen ruang terbuka dan sisanya adalah bangunan permanent, Roemah 7A cocok untuk konsep pernikahan oudoor atau semi garden. Salah satu pesta yang cukup menarik yang juga pernah diadakan di Roemah 7A adalah gaya pernikahan konseptual, unik dan sedikit nyentrik.

Kapasitas total Roemah 7A mencapai 1000 orang. Namun begitu, untuk mendapatkan kapasitas kenyamanan terutama pada acara pernikahan standing party, pengelola menganjurkan 600 orang saja, pernikahan gaya round table 250 orang sementara untuk Gathering 200 orang. Demikian dikutip dari file pdf Roemah 7A yang bisa Anda download di situsnya.

Karenanya dianjurkan sekali calon pengantin memperhatikan hal ini. Semata-mata mencapai kenyamanan, kapasitas parkir dan keengganan mengganggu lingkungan sekitar akibat macet. Biaya sewa untuk acara pernikahan indoor pada hari Jum’at, Sabtu, Minggu dan hari Libur, Roemah 7A mengenakan harga Rp. 13.000.000 selama 4 jam acara. Sementara konsep indoor dan oudoor, dengan lama waktu pemakaian yang sama sebesar Rp. 18.000.000. Khusus penggunaan di hari Senin-Kamis dan bukan hari libur, diberikan diskon 10%.

Sabtu, 15 Mei 2010

Business Roemah 7A in DEDALO MULTIMEDIA BUSINESS & PROPERTY

Business Roemah 7A
May 14th 2010
Author: pib
http://www.dedalo-multimedia.com/business-property/business-roemah-7a.html

7A house is an area of 3000 square meters which is identical with the values of tradition. Houses joglo be welcoming his guests when the bride camp, complete with several rooms and outdoor areas that can be designed according to taste and the concept of marriage.

On entering the porch, the atmosphere and distinctive home furnishings Java feels thick, like a return to his native place to live “grandparent”. Design space and all the antiquities in the inside or the back porch into a unique decor. Just add flowers, the room had to be changed more beautiful.

The owner of this house Novianto Anton, who was an antique collector. 7A house built in the 80s was still stronger, thereby becoming the exclusive choice for wedding locations. Priapratama Gandy, managing Roemah 7A, admitted since the end of 2007 this antique house began to change functions into a wedding venue.

“Our clients come in the early stages of friendship. It’s then general interest as a young child who loves tradition, and parents who want a traditional atmosphere like grandma’s house, at the same time reminding his children about heritage values,” said Gandy told Compass Female .

The concept of semi-outdoor or garden wedding is better suited for Roemah 7A, given its location 60 percent open area. While 40 percent were permanent buildings that remain thick with traditional ornaments.

Wedding conceptual, unique, and a little quirky in the character of typical wedding moments ever held in Roemah 7A. The concept may be different, as well as the decor. But one thing is always the same, the number of guests no more than 600 people.

“Average number of wedding guests in Roemah 7A approximately 500 people. Actually, the total capacity of the area can accommodate 1,000 people, but this was avoided. Comfort and beauty of this house will be lost,” said Gandy.

So, couples and families who want to rent this place for a wedding, be obedient to the related 7A Roemah policy settings and the number of guest rooms. Besides for reasons of convenience, parking capacity and the unwillingness to environment by congestion, for example, be other considerations.

“If the guests more than 600 people, our proposal is divided into two sessions. Roemah leasing means 7A which is valid for four hours, divided into two time, the first four hours in the morning for example, four second clock at noon, afternoon, or evening , “Gandy said.

Options rental buildings and spaces
Venue options are generally divided between indoor and outdoor indoor. Use of space needs adjusting. If you choose indoor, main room is a ceremonial room. Besides being used for a complete wedding ceremony, this space is also sometimes used only for the marriage ceremony or blessing of course.

According to Gandy, not a client who fell in love with this unique housing concept, although not able to hold receptions because the number of guests is too many. Finally, in order to get a moment of unique, just marriage ceremony that was held in Roemah 7A.

To use a four-hour event, the concept of indoor, infrastructure building, and room for rent USD 13 million for the day Friday, Saturday, Sunday or public holidays. To use the working day is given a discount of 10 percent.

While indoor-outdoor concept with a total area of 2000 square meters, the rental fee of Rp 18 million for the four hour event. These areas include parks, ceremonial rooms, and swimming pools that can be transformed into beautiful decorations.

Besides about the number of guests, there are a number of facilities to support an event that should be provided through Roemah 7A. Among catering, air conditioners, tents, sound system, valet parking, and decorations.

“Quality becomes the main consideration of this policy, particularly related to food. The other thing related to the interests of the location,” said Gandy, asserted that facilities related to access to places such as electricity and a sound system more secure and comfortable if left to the manager because they are more familiar place in detail.

So is the decor, the manager more control of where and experts in designing the decor without changing the traditional sense. So, you should give it to the experts. Problem music should also discuss with the manager, because usually a full band was not allowed. The concept of acoustic, jazz, or easy listening music is considered more suitable.

To facilitate the bride and groom, Roemah 7A also provide wedding packages that can be tailored to the needs. Just for illustration, the cost ranging from Rp 100 million to 500 guests.

For convenience, we recommend that you immediately booked well in advance, although in one day there is only one event. At certain moments, such as after the holidays, beautiful date, school holidays, Valentine’s Day, and weekends, a time favorites. 7A house also often hired for various events, from reunions, gatherings, to shoot the ad.

The Roemah 7A
Jl. Lebak Bulus I No. 7A, Cilandak, South Jakarta
Tel. 021-7512332 CP Coy Asditya

Rabu, 12 Mei 2010

Roemah 7A, Nuansa Outdoor Tradisional (KOMPAS.com)

Roemah 7A, Nuansa Outdoor Tradisional (KOMPAS.com)
Selasa, 27/4/2010 | 16:43 WIB

http://female.kompas.com/read/xml/2010/04/27/16435123/roemah.7a.nuansa.outdoor.tradisional

KOMPAS - Roemah 7A adalah area seluas 3.000 meter persegi yang identik dengan nilai-nilai tradisi. Rumah joglo yang menjadi sasana pengantin saat menyambut tamunya, dilengkapi dengan sejumlah ruang dan area outdoor yang bisa dirancang sesuai selera dan konsep pernikahan.

Saat memasuki teras, suasana dan perabotan khas rumah Jawa kental terasa, seperti kembali ke kampung tempat tinggal "eyang". Desain ruang dan semua benda antik di bagian dalam maupun teras belakang menjadi dekorasi unik. Tambahkan saja bunga, ruangan pun menjadi berubah lebih cantik.

Pemilik rumah ini Anton Novianto, yang memang kolektor barang antik. Roemah 7A yang dibangun tahun 80-an ini masih kokoh, sehingga menjadi pilihan eksklusif untuk lokasi pernikahan. Gandy Priapratama, pengelola Roemah 7A, mengaku sejak akhir 2007 rumah antik ini mulai berubah fungsi menjadi wedding venue.

"Klien kami pada tahap awal berasal dari pertemanan. Tempat ini kemudian diminati umum seperti anak muda yang mencintai tradisi, dan orangtua yang ingin suasana tradisional seperti rumah eyang, sekaligus mengingatkan anak-anaknya tentang nilai-nilai warisan tradisi," papar Gandy kepada Kompas Female.

Konsep pernikahan outdoor atau semi garden lebih cocok untuk Roemah 7A, mengingat lokasinya 60 persen area terbuka. Sedangkan 40 persennya adalah bangunan permanen yang tetap kental dengan ornamen tradisional.

Pernikahan konseptual, unik, dan sedikit nyentrik menjadi karakter khas momen pernikahan yang pernah digelar di Roemah 7A. Konsepnya boleh berbeda, begitupun dengan dekorasi. Namun satu hal yang selalu sama adalah, jumlah tamu tak lebih dari 600 orang.

"Rata-rata jumlah tamu pernikahan di Roemah 7A sekitar 500 orang. Sebenarnya kapasitas total area bisa menampung 1.000 orang, namun hal ini dihindari. Kenyamanan dan keindahan rumah ini akan hilang," jelas Gandy.

Jadi, pasangan dan keluarga yang ingin menyewa tempat ini untuk pernikahan, harus manut dengan kebijakan Roemah 7A terkait pengaturan ruang dan jumlah tamu. Selain demi alasan kenyamanan, kapasitas parkir dan keengganan mengganggu lingkungan sekitar dengan kemacetan misalnya, menjadi pertimbangan lainnya.

"Jika tamu lebih dari 600 orang, usulan kami adalah membagi menjadi dua sesi. Artinya penyewaan Roemah 7A yang berlaku selama empat jam, dibagi menjadi dua waktu, empat jam pertama di pagi hari misalnya, empat jam kedua di siang, sore, atau malam harinya," ujar Gandy.

Pilihan sewa gedung dan ruang
Pilihan venue umumnya terbagi dua, indoor dan indoor outdoor. Penggunaan ruang menyesuaikan kebutuhan. Jika memilih indoor, ruang utamanya adalah ceremonial room. Selain digunakan untuk acara lengkap pernikahan, kadang ruang ini juga hanya digunakan untuk akad nikah atau pemberkatan saja.

Menurut Gandy, tak sedikit klien yang jatuh cinta dengan konsep rumah unik ini, meski tak bisa menggelar resepsi karena jumlah tamu yang terlalu banyak. Akhirnya, demi mendapatkan momen unik, akad nikah saja yang digelar di Roemah 7A.

Untuk penggunaan empat jam acara, konsep indoor, sarana gedung, dan ruangan, disewakan Rp 13 juta untuk hari Jumat, Sabtu, Minggu atau hari libur. Untuk penggunaan hari kerja diberikan diskon 10 persen.

Sedangkan konsep indoor-outdoor dengan total area 2.000 meter persegi, dikenakan biaya sewa Rp 18 juta untuk empat jam acara. Area ini termasuk taman, ceremonial room, dan kolam renang yang bisa disulap menjadi dekorasi cantik.

Selain soal jumlah tamu, terdapat sejumlah fasilitas pendukung acara yang wajib disediakan melalui Roemah 7A. Di antaranya katering, AC, tenda, sound system, valet parking, dan dekorasi.

"Kualitas menjadi pertimbangan utama kebijakan ini, terutama terkait makanan. Sedangkan hal lain terkait dengan kepentingan lokasi," kata Gandy, menegaskan fasilitas yang terkait dengan akses atas tempat seperti listrik dan sound system lebih aman dan nyaman jika diserahkan kepada pihak pengelola karena lebih mengenal tempatnya secara detail.

Begitupun dengan dekorasi, pengelola lebih menguasai tempat dan ahli dalam merancang dekorasi tanpa mengubah kesan tradisional. Jadi, sebaiknya serahkan saja kepada ahlinya. Soal musik juga sebaiknya diskusikan dengan pengelola, karena biasanya full band tidak diijinkan. Konsep akustik, jazz, atau musik easy listening dianggap lebih cocok.

Untuk memudahkan pasangan pengantin, Roemah 7A juga menyediakan paket wedding yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sekadar gambaran, biayanya mulai dari Rp 100 juta untuk 500 tamu.

Demi kenyamanan, sebaiknya Anda segera booking jauh-jauh hari, meski dalam sehari hanya ada satu event. Pada momen tertentu seperti usai hari raya, tanggal cantik, liburan sekolah, hari Valentine, dan weekend, menjadi waktu favorit. Roemah 7A juga sering disewa untuk berbagai acara, mulai dari reuni, gathering, hingga syuting iklan.

The Roemah 7A
Jl. Lebak Bulus I No. 7A, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp. 021-7512332

ShoutMix chat widget